Senin, 15 Juni 2009

Jalan Kabanjahe-Sidikalang Hancur Lebur

Medan, 2/12 (ANTARA) - Tim Reses DPRD Sumatera Utara menemukan Jalan Negara Kabanjahe, Kabupaten Karo hingga Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumut “hancur-lebur”, padahal setiap tahun miliaran rupiah anggaran pemeliharaan jalan dianggarkan melalui APBN maupun APBD Sumut.

Temuan itu diungkapkan anggota Tim X Reses DPRD Sumut, Edison Sianturi, di Medan, Selasa, usai melakukan reses ke daerah pemilihannya itu.

“Kita jadi bertanya-tanya kemana saja anggaran pemeliharaan jalan negara dan jalan provinsi yang setiap tahun ditampung dalam APBN dan APBD Sumut, sehingga Jalan Kabanjahe-Sidikalang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak parah,” katanya.

Pada pertemuan dengan masyarakat Karo dan Dairi, ia mengaku banyak menerima keluhan tentang kerusakan jalan yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut.

Masyarakat, katanya, sangat mengharapkan Gubernur H. Syamsul Arifin segera memerintahkan Kadis Jalan dan Jembatan Sumut dan Balai Besar Jalan Nasional melakukan perbaikan.

“Selama ini kita lihat aparat Dinas Jalan dan Jembatan hanya melakukan pembabatan rumput saja, bukan menutup lobang-lobang yang rusak. Diduga anggaran perbaikan dan pemeliharaan jalan itu diselewengkan, karenanya kita minta aparat penegak hukum melakukan pengusutan,” tegasnya.
Edison juga mengaku merasa aneh karena setiap ruas jalan selalu mendapat biaya pemeliharaan setiap tahun anggaran. Namun berdasarkan pemantauan di lapangan hanya dilaksanakan pada akhir tahun saja, sehingga selama 10 bulan terakhir tidak pernah disentuh perbaikan.

Sehubungan dengan itu Wakil Ketua DPW Partai Patriot Sumut itu minta Kejati Sumut turun tangan melakukan investigasi terhadap penggunaan anggaran pemeliharaan jalan, karena terindikasi hanya dipakai satu triwulan saja. “Terbukti tidak pernah ada pemeliharaan berkesinambungan,” ujarnya.

Masyarakat Dairi, tambahnya, mengaku pesimis Jalan negara Kabanjahe-Dairi dapat segera diperbaiki. “Kecuali kalau ada kesempatan Presiden atau Wapres datang ke Dairi, barulah mungkin Balai Besar Jalan Nasional sibuk melakukan pembenahan,” katanya.

Tidak ada komentar: